Analisis Spektrum Raman pada Sampel Darah untuk Keperluan Forensik

Penulis

Kata Kunci:

Bercak Darah, PCA, Spektroskopi Raman, Umur Darah

Abstrak

Dalam dunia forensik, identifikasi waktu kejadian suatu peristiwa kriminal merupakan aspek yang sangat penting untuk membantu penyelidikan. Darah adalah salah satu bukti biologis yang paling umum ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Salah satu metode yang sering digunakan untuk mendapatkan informasi garis waktu kejadian adalah dengan menganalisis bercak darah yang ditemukan di TKP. Salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk menganalisis bercak darah adalah dengan spektroskopi Raman. Kelebihan alat ini adalah tidak bersifat merusak sampel, pengukurannya cepat dan akurat, serta dapat dilakukan pada sampel padat, cair, dan gas. Data darah yang diteliti adalah dari 20 orang volunter yang setiap orang memberi sekitar 50 μL darah. Darah tersebut diteteskan pada substrat aluminium foil, dan diukur setiap seminggu sekali, selama 16 minggu. Data hasil pengukuran spektroskopi Raman dilakukan preprocessing terlebih dahulu, sehingga datanya dapat  dianalisis lebih lanjut. Didapat pola perubahan bentuk spektrum darah pada sampel yang sama dengan waktu pengukuran yang berbeda. Perbedaan bentuk spektrum disebabkan oleh adanya perubahan struktur hemoglobin yang mengalami oksidasi dan terdenaturasi, dari bentuk deoxyHb menjadi hemichrome. Analisis lebih lanjut dilakukan metode Principal Component Analysis (PCA). Berdasarkan hasil analisis PCA didapat bahwa bercak darah dapat diklasifikasikan berdasarkan subjek individunya dan berdasarkan perbedaan umur bercak darah tersebut. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi tertentu untuk kepentingan forensik.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Atkins, C.G., Buckley, K., Blades, M.W. and Turner, R.F., 2017. Raman spectroscopy of blood and blood components. Applied spectroscopy, 71(5), pp.767-793.

Boyd, S., Bertino, M.F. and Seashols, S.J., 2011. Raman spectroscopy of blood samples for forensic applications. Forensic science international, 208(1-3), pp.124-128.

Doty, K.C., McLaughlin, G. and Lednev, I.K., 2016. A Raman “spectroscopic clock” for bloodstain age determination: the first week after deposition. Analytical and bioanalytical chemistry, 408, pp.3993-4001.

Enejder, A.M., Koo, T.W., Oh, J., Hunter, M., Sasic, S., Feld, M.S. and Horowitz, G.L., 2002. Blood analysis by Raman spectroscopy. Optics letters, 27(22), pp.2004-2006.

Smith, E. and Dent, G., 2005. Modern Raman spectroscopy: a practical approach. John Wiley & Sons.

Takamura, A., Watanabe, D., Shimada, R. and Ozawa, T., 2019. Comprehensive modeling of bloodstain aging by multivariate Raman spectral resolution with kinetics. Communications Chemistry, 2(1), p.115.

Zadora, G. and Menżyk, A. (2018). In the pursuit of the holy grail of forensic science – Spectroscopic studies on the estimation of time since deposition of bloodstains. TrAC Trends in Analytical Chemistry, Volume 105, 2018, Pages 137-165, ISSN 0165-9936, https://doi.org/10.1016/j.trac.2018.04.009.

Zhang, R., Wang, P., Chen, J., Tian, Y. and Gao, J., 2023. Age estimation of bloodstains based on Raman spectroscopy and chemometrics. Spectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular Spectroscopy, 290, p.122284.

Diterbitkan

2026-02-23

Pernyataan Ketersediaan Data

All relevant data supporting the findings of this study are available within the article.

Cara Mengutip

Analisis Spektrum Raman pada Sampel Darah untuk Keperluan Forensik. (2026). Prosiding Seminar Nasional Fisika (Sinafi), 4(1), 201-208. https://proceedings.fisikaupi.id/index.php/sinafi/article/view/21

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.